Demo Taksi Di Kota Bandung III

Seperti yang pernah Pri tulis, rupanya kehadiran Blue Bird (BB), masih dipandang sebagai ancaman oleh armada taksi lainnya. Dan kemarin, terjadi demo pengemudi taksi yang mengakibatkan 2 mobil armada BB rusak.

Menanggapi tuntutan para demonstran, DPRD Kota Bandung bersama Dinas Perhubungan dan Polwiltabes Bandung, mengeluarkan surat rekomendasi kepada Wali Kota Bandung, Dada Rosada.

Dalam surat tersebut DPRD Kota Bandung akan melakukan pengkajian terhadap SK Gubernur tentang penetapan jumlah maksimum taksi di Jawa Barat dan melakukan pengkajian kembali terhadap izin operasional taksi BB yang telah menimbulkan keresahan di kalangan pengemudi taksi lainnya.

Untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan tetap kondusifnya keamanan Kota Bandung, taksi BB dihentikan pengope-rasiannya untuk sementara waktu sambil menunggu hasil kajian.

”Lamanya penghentian operasional Blue Bird tergantung kondisi di lapangan. Untuk pengkajian bisa memakan waktu satu sampai dua pekan. Untuk keputusan pencabutan izin diserahkan kepada wali kota karena kewenangan ada di walikota,” kata Ketua DPRD Kota Bandung, Husni Muttaqien,.

Sementara pihak BB bertekad tetap akan beroperasi.

Tapi mengapa imbauan ini dikeluarkan ? Bukankah sejak bulan November lalu dewan pernah merencanakan hal ini ? (PR – Dewan Akan Panggil Dishub Kota Bandung – Taksi di Kota Bandung Agar Dievaluasi Lagi) Tentu saja seharusnya dari awal pemberian ijin ini, sudah dipertimbangkan berbagai hal.

Pihak pemerintah, seharusnya juga meminta masukan dari pihak ketiga, yaitu para pengguna taksi. Libatkan mereka, karena mereka yang akan menerima (kualitas) layanan dari jasa taksi tersebut.

Lepas dari alasan yang diungkapkan para pengemudi taksi, lebih baik mereka memeriksa diri. Banyak komentar2 sumbang yang lontarkan terhadap pelayanan taksi Bandung.
Sebagai bagian dari mata rantai jasa layanan pariwisata, seharusnya memberikan layanan yang sebaik-baiknya. Bukannya memalukan kota Bandung!
(Saya setuju dengan seorang Ibu yang mengutarakan pendapatnya kemarin malam diradio Mara).

Link terkait :
Ratusan Pengemudi Taksi Kepung DPRD
http://www.pikiran-rakyat.co.id/cetak/2006/012006/20/0205.htm
Kami Akan Tetap Beroperasi
http://www.pikiran-rakyat.co.id/cetak/2006/012006/20/0206.htm

10 Responses

  1. Apakah kita pengguna taksi perlu berdemo pula untuk mendukung BB ? Bagaimana caranya berdemo tapi nggak keluar kantor ?

  2. Taksi di Bandung? Sebaiknya di stop aja semua, di ganti ama BB :p parah bener tuh..

  3. […] Pipit melaporkan bahwa kembali terjadi demonstrasi menentang Taksi BlueBird di Bandung. Sebelumnya saya pernah mendukung masuknya BlueBird ke Kota Bandung. Menurut saya sudah waktunya para konsumen layanan taksi di Bandung menyuarakan isi hatinya. Jangan sampai terkesan bahwa yang memiliki kepentingan terhadap masalah taksi di Bandung hanyalah para pengusaha taksi! […]

  4. gua bikin petisi mendukung keputusan pemda bandung untuk memberi lisensi bluebird: http://www.petitiononline.com/bbbdg/petition.html

    silakan ditandatangani🙂

  5. Saya dukung banget beroperasinya BB di Bdg. Walau saya bekerja di Jkt, tapi saya sering ke Bdg, krn hometown saya emang di Bdg. Saya harap beroperasinya BB, bisa memberikan contoh bagaimana pelayanan yg bagus kepada pengemudi-pengemudi taksi lainnya di Bdg. Seharusnya, pengemudi taksi di perusahaan lainnya juga mendukung, utk saling berlomba memberikan pelayanan bagus bagi pelanggan. Saya yakin kalo mereka pada ngasih pelayanan yg bagus, apapun merek taksinya rejeki ngga akan lari….
    Saya punya beberapa pengalaman buruk dg taksi2 di bdg. 1. Pada awal nego, si supir setuju mengantarkan saya ke rumah ibu saya dari stasiun dg membayar Rp 25 ribu. Tp begitu sampai di rumah, saya kasih uang Rp 30 ribu. Si supir ngga mau ngasih kembalian Rp 5 ribu, dg alasan rumahnya jauh. Walau saya ingatkan kembali ke harga awal nego, dia keukeuh ngga mo ngasih kembalian. Keseeeelllll bgt. Bukan uang Rp 5 ribunya, tp ngga jujurnya itu! Pdhl, biasanya di Jkt, saya suka ngasih tip ke supir taksi krn menurut saya mrk pantas mendapatkannya dg pelayanan mrk yg ramah. Tp, utk ini rasanya ngasih uang Rp 5 ribu, jadi ngga ridho gitu…. Abis, orangnya ngga jujur sih… 2. Saya sampai di sta. Bdg udah lewat jam 10 malem (krn saking sibuknya waktu itu, sementara besoknya ada tugas di bdg), naik taksi (lagi-lagi) ke rumah ibu saya. Saya meminta kaca-kaca mobil di tutup, demi keamanan. Tapi supir taksi ngga mau menutup kaca-kaca mobilnya, krn dia mau merokok, dan ngga mau pake AC utk ngirit. Sebeellll kan…. 3. Begitu sampe di sta. Bdg, spt biasa supir-supir taksi pada menawarkan taksinya dg mengatakan “taksi argo, taksi argo”, tp begitu saya iseng minta menyebutkan suatu alamat, si supir meminta bayaran Rp 35 rb. Lah… jadi arti tawaran “taksi argo”-nya apa?!? Heheheh… bukan main… miris saya melihat kondisi mentalitas supir-supir taksi di Bdg.

  6. di indonesia kita terbiasa dgn manipulasi kepentingan segelintir elit. begitulah dulu perilaku telkom & indosat, juga garuda. digambarkan bahwa itu usaha strategis negara, persaingan itu jelek, dll. sekarang coba kita lihat, siapa yg untung dari kompetisi sektor telkom & pesawat. rakyat kebanyakan juga kan? skrg pembantu aja udah main2 hp, krn pulsa sangat murah. jumlah penumpang pesawat semakin membludak. dengan ekspansi usaha bidang telkom & pesawat, tercipta kegiatan ekonmi lebih besar & lapangan kerja semakin banyak.

    jadi jangan takut persaingan, krn persaingan yg baik akan meningkatkan kesejahteraan semua pihak: produsen, pemerintah (dapat pajak), konsumen (semakin banyak barang), dan pekerja (semakin baik gaji).

  7. kasian juga sih…sopir taksi yang lama butuh makan juga…
    tapi kita juga butuh pelayanan yg sesuai dengan duit yg dikeluarin…
    kebetulan saya juga korban taksi bandung….
    dari leuwi panjang ke dago naek BB pake argo 18 rebu, itu yg bruntung temen saya.
    tapi klo saya pake tawar tawaran , kena 25 rebu.
    tapi pas apes mo pulang, malem malem ,dari BIP ke leuwi panjang, pake argo , eh kena 50 rebo.
    Alhamdulillah….ngirit deh slama di bus…terpakasa ngak makan malem pas bus berhenti di sadang…
    lumayan masuk angin…

  8. […] 1. Mendukung masuknya Taksi Blue Bird di Kota Bandung dan menentang segala macam bentuk penindasan terhadapnya. Hal ini sudah saya salurkan ke PetitionOnline […]

  9. Harusnya kita sebagai konsumen jangan mau hak kita dirampok oleh KARTEL taksi di Bandung. Ayo dukung petisi mendukung BLUE BIRD. Maaf bukan iklan, tapi sebagai pengguna taksi saya dirugikan kalau harus pake taksi “argo kuda” atau “argo mulut” di taksi selain BB.

  10. wajar klo taksi bluebird skrg digoyang-goyang… lha wong menejemennya jg ngawur. introspeksi dong sm aturan n kebijakan sendiri. emang dr luar sptnya bagus ya si bluebird ini, tp dalemnya….. Tuhan yg plng tahu…… dan tetep yang kasian karyawan bawah dan sopir sopirnya itu. tapi apaun, saya tak setuju tindakan2 anarki.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: