Petisi Melarang Tayangan SmackDown

“Tayangan Smackdown membawa korban”

Itu salah satu pembicaraan hangat, khususnya di Kota Bandung, karena mengakibatkan Reza Ikhsan Fadillah (9thn) meninggal dunia. Tentunya ini hanyalah puncak gunung es yang terlihat.

Rekan Puji dan masyarakat luas sudah berkomentar dan memberikan beberapa saran.

Saya sendiri sempat melihat upaya yang dilakukan LaTV (saat memindah2kan saluran ketika ada jeda iklan di tv lain).

Namun berikut catatan saya, yang sempat melihat upaya LaTV :

1. Teks himbauan yang dibuat ‘tidak mudah terbaca”.
Warna yang dipilih kok tidak dikontraskan dengan warna latar ?

2. Penyajian “himbauan” tidak menarik untuk anak2.
Terus terang mirip perpindahan acara.
Mengapa tidak mempergunakan model tokoh2nya, atau format penyampaian yang lebih kena sesuai dengan dunia anak-anak, untuk menyampaikan “himbauan” tersebut?

Namun secara pribadi sih, pendapat saya sebaiknya tayangan tersebut memang tidak baik ditonton oleh anak-anak.

Para orang tua, pastikan bahwa anak2 tidak akan menonton, atau setidaknya memberi pengertian, sehingga bisa memastikan tidak akan mencontoh aksi2 mereka.
Karena saat ini, selain tv, tayangan tersebut tersedia juga dimedia lain, seperti games, vcd,dvd dll.

Kembali berkaitan judul, tadi juga saya menerima link kepada petisi untuk melarang tayangang tersebut.
Jika Anda ingin mengisinya, silahkan mengisinya dihalaman ini.
Tadi sih baru 184 orang yang telah turut mengisinya.

Cukup isikan email anda (dan jika anda paranoid, pilih rahasiakan saja).

Semoga bertambahnya jumlah ini bisa menjadi bahan masukan untuk mereka2 yang berwenang.
(Konon Wapres juga sudah diminta untuk melarang tayangan tersebut?)

Ayo, jangan biarkan daftar korban bertambah.

PS : tulisan ini berkaitan juga dengan acara2 kekerasan sejenis di TV2 lainnya (jika ada).

Link terkait :
WWF Smackdown : Boy tortured, killed
Bahasa yang has been Smackdowned itu

25 Responses

  1. vote!™

  2. […] Pipit reported from Bandung that WWF Smackdown continued to be aired, with the schedule put back 1 hour. There are still problems with the show; the disclaimer (”don’t try this at home”) is not visible. And its presented in a way that’s not clear, compared to the following glorification of violence. […]

  3. […] Banyak sekali sekarang yang latah untuk bikin petisi menghapus tayangan Smack down. Banyak juga blog yang berkomentar tentang hal ini. Kalau menurut saya, justru kelihatan bahwa sistem pendidikan di Indonesia masih sangat lemah dalam pengajaran bagaimana cara berpikir kritis yang logis Memangnya acara yang penuh kekerasan smack down saja? Coba lihat sinetron – sinetron yang tayang di televisi sekarang ini. Sinetron yang justru diputar di prime time menampilkan sikap hedon tanpa henti, tabiat gila manusia yang ingin membunuh manusia lainnya, anak SMP yang sudah bisa berpikir untuk meracuni temannya, cerita – cerita mistis dan klenik (and they call that a religious movie? WTF?). […]

  4. setuju !!! Delete smackdown from tv

  5. Saya tidak menyetujui pelarangan. Saya lebih pro kepada cara penayangan: jam tayang, penjelasan kepada masyarakat, dan lainnya.

    Kekerasan di TV bukan cuma SmackDown dan segala jenis gulat Amrik kan?

  6. 2: Ozzie : Bukan berarti hanya smackdown saja. Tapi, saat ini, ini yang efeknya lebih “kelihatan”. Moga2 pembaca yang lain tergerak juga oleh tulisan Ozzie.

    Paman Tyo :
    Saya pribadi sih lebih setuju kepada “benteng” dari orang tua.
    Karena walaupun dilarang, biasanya justru itu yang dicari-cari.
    Namun untuk saat ini, melihat sikon masyarakat kita,
    mudah-mudahan pembatasan (rasanya gak “enak” pakai kata pelarangan) ini bisa membantu.

  7. Mmhh..

    Org2 Indonesia, sukanya nyalahin org lain.

    Pertanyaan: Misalnya ada org2 yg fanatik WWE sdh dari lama spt saya dan bbrp teman saya, bagaimana nasib kami? Apakah kami hanyalah minoritas yg aspirasinya bisa dikesampingkan?

    Segala tragedi yg brhubungan dg WWE (atau, yg disebut org2 Indo yg kurang ngerti, “Smekdon”) yg terjadi di Indonesia mnurut saya adlh hasil dari kurangnya informasi serta luas pemikiran org Indonesia. Acara2 spt ini di luar negeri (bahkan Malaysia) dpt diterima dg baik tanpa menimbulkan polemik yg berarti spt di sini. Ap yg terjadi? Mereka sudah bs memisahkan sisi entertainment dengan kekerasan yg ada di situ. Sehingga tidak terjadi peniruan yg berujung kepada tragedi. Duh bangsaku… knp bs begini?

    Semoga yg meninggal diberi tmpt yg layak di sisiNya.

    Seorang penggemar WWE yg mengharapkan Indonesia jd lbh baik..
    -Agora-

  8. Betul kata org2 diatas..gw lebih stuju kalo SINETron2 ban…..TITTTTTTTTTT di indonesia ini yang dihapuS…Biyar para orang tua yang melarang smackdown tau rasa GImana gelanya para fan smackdown kehilangan acaranya….

  9. 1. Teks himbauan yang dibuat ‘tidak mudah terbaca”.
    Warna yang dipilih kok tidak dikontraskan dengan warna latar ?

    2. Penyajian “himbauan” tidak menarik untuk anak2.
    Terus terang mirip perpindahan acara.
    Mengapa tidak mempergunakan model tokoh2nya, atau format penyampaian yang lebih kena sesuai dengan dunia anak-anak, untuk menyampaikan “himbauan” tersebut?
    ==============================================
    Kok saya ngeliat no.1 lancar2 aja ya

    2. Buset, emang WWE cuma di Indo doang ?? Ga sempet itu tokoh2nya yang tampil, lagipula kalo pake Bahasa Inggris juga ga ngerti nanti

    Sisanya, sesuai comment Agora, dia kenalan saya

  10. yee,,jangan nyalahin smackdown-nya donk
    udag gt skg ga’ boleh tayang lagi. gmn dngan nasib kita2 yg dah terlanjur cinta ma tu acara
    mbok yao..ga sampe d ilangin but jam tayangnya yg d ubah, paz tngah malam kek ato malahan pas dini hari. suer dah biasa liat n sekarang ga’ d tayangin jadi ngerasa keilangan gitu. ga’ hiburan…. cape duey,,

  11. Orang Indonesia banyak yang hipokrit. Sudah jadi hal yang naluriah orang ingin lebih superior dari pada orang lainnya. Beberapa diantaranya menginterpretasikannya dengan kekerasan. Saya yakin banyak orang yang yang merasa terhibur dengan melihat aksi kekerasan. Buktinya film action laris. Balik ke masalah WWE, itu semua kan hanya acara penuh rekayasa. Bo’ong nya aja keliatan banget. Tapi kenapa justru tayangan yang hanya mengekspos kepalsuan estetik yang dilarang sedangkan tayangan yang menggunjing orang lain, mengekspos kejelekan orang lain yang nyata dan katanya fakta plus sisip aspek market dikit biar lebih dramatis walau kadang sampai berlebihan macam infotainmen sananabich justru beredar bebas. Berapa banyak orang yang sudah di dzalimi oleh tayangan infotainment kayaknya dah gak keitung. Belom lagi sinetron-sinetron picisan yang aktor dan aktris nya sampai over akting, jadi inget iklan sinetron di tv: gugurkan elo… gugurkaaaaaaaannnnnnn!!!!!! sampe urat lehernya mau putus. Kampungan banget.
    WWE kan cuma tontonan model sirkus doang. Kalo masalah anak-anak pada ngikutin itu emang salah stasiun TV nya aja tayangan orang dewasa di puter di prime time. Solusinya kan bisa pindah jam tayang, jadi jam 12 malem gitu dari pada muter acara esek-esek. Bukanya nge-bredel hak tayang. Saya rasa juga gak masalah buat sponsor iklan kalo WWE diputer tengah malem. WWE sekarang kan udah jadi tontonan komunitas, sama kayak komunitas penggemar sepak bola atau balap motor. Jadi ya audience pasti ada.
    Kalo masalah GAME WWE di maenin anak-anak bawa pengaruh buruk, wakakakakakakakakak…….wakakakakakaka……aduh sakit perut gw ketawa. berapa banyak sih game-game rated MATURE (17+) yang dimaenin anak-anak… kalo jaman PS 1 mah ada game model Resident Evil, Silent Hill, Parasite Eve, Mortal Kombat, Tenchu, Onimusha dan temen-temennya yang jauh lebih lebih sadis dari game WWE karena banyak mengekspos darah, mayat, buntung-buntungan badan, penggal-penggalan kepala dll. Game-game kayak gitu justru game-game yang laris dikalangan anak-anak loh. Jadi ya konyol kalo game WWE sampe di bredel juga.
    Masyarakat di kita itu cenderung melihat dari satu sisi saja tanpa melihat adanya kemungkinan lain. Kalo udah di cap jelek trus dicaci di maki di hina dan dikucilkan tanpa diberi solusi yang terbaik. Kalo orang di kampung liat orang gila langsung teriak pasung….pasung….. padahal orang gilanya Albert Einstein misalnya. Kalo Satpol PP liat lapak PKL langsung teriak gusur…gusur….. mending kalo dikasih tempat baru buat PKL nya. Waduh, sedih deh jadi orang Indonesia…..
    Saran saya, kalo hidup jangan selalu ingin dianggap paling bener dan dianggap paling berjasa. Ngaca dulu, ngaca dong ngaca….. do re mi fa so la si do……
    Satu lagi, biasanya yang dilarang itu justru lebih menjadi loh. Larangan bukan solusi. Pendidikan merupakan solusi yang lebih masuk akal. Sekarang udah bukan jamannya tabula rasa (emang masih jaman orde baru). Goblok aja kalo masih mau didikte. Sekarang jamannya proaktif men… waspadalah!… waspadalah!!!

  12. yok Pendukung Smackdown kita bikin Rusuh

    Dr.Tomero Tampubolon AKA The BRONTOX Creator

  13. Aaah Bikin Forum juga kog yg kampungan seh

    Tongam Meyer Rogatman Tampubolon

    AKA

    The Brontox Programmer

  14. Tampubolon Is the Best!

  15. SMACK DOWN ITU MENGHANCURKAN MASA DEPAN ANAK INDONESIA

  16. Huahahahahaha Boss yg bkin Blog kabur abis gue Boom!

  17. WWE merupakan acara untuk dewasa , kalaupun anak -anak menonton , seharusnya didampingi oleh orang tua . Jadi , sebetulnya masalah – masalah yang terjadi belakangan ini merupakan tanggung jawab oran tua , bukanlah tanggung jawab pihak WWE . Saya mengatakan hal ini karena saya sebagai penggemar WWE telah melihat bahwa acara ini telah berusaha untuk memperingatkan masayarakat tentang acara ini dengan memberikan rating BO (Bimbingan Orang tua ) dari TPI , dan tulisan Don’t Try This At Home dari pihak WWE . Bandingkan saat 8 tahun yang lalu saat acara WWF (dulu WWE namanya WWF ) pihak WWF belum memberikan rating .

    Kalaupun memang WWE itu acara yang buruk , mestinya kita juga tidak bisa memprotes pihak WWE , sebab telah diberi rating . Misalnya : ada seorang anak di bawah umur menonton acar dewasa yang mengandung unsur seksulitas , dan kekerasan yang berlebih . Kemudian , karena terpengaruh anak tersebut memperkosa temannya , padahal acara tersebut telah memberikan rating dewasa . Apakah pihak penyiar harus disalahkan ? Lalu mengapa orang tua sampai tidak mengetahui perilaku , dan acara apa saja yang ditonton oleh anaknya ?

    Ada lagi , Misalnya : Seorang perokok berat mati , karena paru – parunya rusak , akibat dari sering merokok . Apakah pihak yang memproduksi pabrik rokok yang disalahkan ? padahal sudah tercantum peringatan bahaya merokok .

    Ada lagi contoh paling sederhana , Misalnya : Disebuah kandang macan di suatu kebun binatang , telah tertulis ” AWAS HEWAN BUAS ” , namun ada orang yang masuk ke kandang tersebut kemudian orang itu dimakan macan . Apakah pihak kebun binatang yang harus disalahkan ?

    Saya pikir kejadian – kejadian buruk belakangan ini merupakan kurangnya peran orang tua , dan pendidikan . Saya juga heran orang -orang yang memprotes WWE itu nggak pernah dapat pelajaran logika , dan hukum di sekolah , yach ? Herannya juga , para ahli hukum , dan para guru yang ngerti juga kayaknya pura – pura nggak ngerti !?!?!?!?!

  18. trus , yg diwawancara cuma orang-orang penggemar atau orang-orang yg kontra ama smack down , kenapa nggak fans – fansnya WWE ? Jelaslah komunitas WWe sedang disudutkan

  19. Woi, cara ngilangin tulisan tongam meyer di komputer gimana???????

  20. Hoi jangan kampungan dong, kalau gak suka wwe ya gak usah nonton! Ga perlu sampai ditiadain segala. Emang u pd yg ga suka wwe tau gmn rasanya kalo seseorg kehilangan film kesukaannya. Wkt tau wwe ditiadain, gw kesel stgh mati ampe2 teriak2 ndiri (bkn org gila lho). Lgan yg slh bagi gw cuma 2. Anak2nya knp niru n org dewasanya, knp biarin anak2nya niru atau ntn!

    johncena_girlfriend

  21. 7> Agora : sama, saya juga berharap indonesia jadi lebih baik. Semoga pada saatnya nanti indonesia bisa lebih dewasa lagi

    9> Irfan : entah bagi Anda. Tapi bagi saya sih tidak cukup kontras (sayang tidak punya tv tunner untuk capture)
    Soal model iklan, maksud saya lebih kearah format yang “menarik bagi anak”. Jangan seperti perpindahan acara saja. Misalnya, pakai spongebob untuk modelnya🙂
    Untuk bahasa, kan bisa dialihsuarakan.

    19> qdy : coba lihat arsip ini.

  22. oiii Kampang jangan Belagu dah
    bukannya gue nantangin tapi
    Keliatannya Unfair

  23. Tongam Meyer gak bisa di hilangkan Huahahaahahaha
    BTW ini bukan Tomero yg asli
    tapi Salah satu dr Teamnya!

  24. Eh yang gak cinta WWE gw sumpahin umur loe PENDEK… makan tuh! Loe yang gak suka WWE sukanya malah bokep kan? TOLOL?

  25. KLo diiNGet-inget, SMACKDOWN Ntu buKan baru tayANg BelKangan ini Aja kan?? wKtu w MsiH KELas 3 SD jG Dah pernaH DisiarIn d-INdoNesia.. dan Saat itu gak pERNah denGer ada KejADian Kaya Gini.. JGn NyaLAhin OranG Lain deh!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: