Sumbangan Dell Untuk Lingkungan Hidup

“Today, I challenge every PC maker to join us in providing free recycling for every customer in every country you do business, all the time — no exceptions,” Dell said. “It’s the right thing to do for our customers. It’s the right thing to do for our earth.”

Dell also announced a new “Plant a Tree for Me” program, in which customers can choose to have $2 of a laptop purchase, or $6 of a desktop purchase, go toward funds to plant trees around the world.

Dell: PC industry needs to go green

Sumber : Yahoo News.

Sebuah ide yang manarik, yang selayaknya dicontoh oleh kita semua.

Kan kalau kita membuang produk-produk elektronik tanpa diolah sama dengan meracuni kita, serta juga anak cucu kita dan orang lain.

Dulu Pipit (yang lain) pernah posting tentang apa yang dilakukan di Swiss terhadap limbah-limbah elektronik.

Semenjak Januari, seluruh toko yang menjual alat elektronik harus menerima alat elektronik yang sudah tidak dipakai lagi untuk kemudian didaur ulang, terlepas dari apakah alat tersebut dibeli dari toko yang bersangkutan atau tidak. Kebijakan yang sangat menguntungkan masyarakat dan pemerintah. Kewajiban mendaur ulang alat elektronik, dilimpahkan kepada kelompok bisnis. Alat elektronik tidak akan menggunung menjadi tumpukan sampah, dan pemerintah tidak perlu bingung membuat tempat penampungan sampah. Masyarakat bisnis juga tidak bisa mengeluh, karena di setiap harga penjualan alat elektronik telah disertakan pajak daur ulang.

Di kantor catatan sipil Bandung, setengah tahun yang lalu, ada tambahan membawa bibit tanaman untuk syarat pencatatan pernikahan. (Masih ada gak ya? Waktu saya sih belum ada ketentuan ini).

Dulu di milis gadtorade, ada Made yang merujuk kepada HP.

Ada yang tahu program daur ulang untuk produk-produk elektronik, yang ada di Indonesia, dan bisa diikuti oleh kita semua?

2 Responses

  1. program daur ulang Indonesia secara tidak langsung ya bila ada vendor yang promo “Tukar tambah” dengan tambahan “Kami hargai apapun merk dan kondisi barang anda”. Bukan begitu ? Sebetulnya Indonesia butuh daur ulang karena sudah sangat mengkhawatirkan lingkungan. Selama ini saya kalau ganti baterai hp, yang lama selalu saya simpan. Bukannya saya malas buang tapi saya berusaha untuk tidak mencemari karena saya tidak tahu kemana harus mendaur ulangkannya.

  2. Perlu ada regulasi dan insentif yang jelas dari pemerintah agar baik pemain industri dan pemakai bisa sama-sama mendapat manfaat dari program going green ini… gak cumanjargon kampanye angin-lalu aja..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: