Bagaimana Kelanjutan Domain *.id ?

Apa yang terjadi jika Anda punya alamat rumah/flat (ruang pada sebuah apartement), namun tiba-tiba alamat rumah/flat Anda tersebut diserahkan pengaturannya kepada pihak lain?

Hal yang sama sedang terjadi pada domain2 *.id.
Sampai sekarang serah terima pengelolaan masih tertunda, dari Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) ke Perhimpunan Nama Domain Indonesia (Pandi)

Bisa jadi ada kebijaksanaan baru atau tidak ada perubahan sama sekali.

Biasanya sih, rekan kita yang satu ini yang paling tanggap tentang masalah domain.

Yang patus dicatat bahwa ini adalah penundaan yang kesekian kalinya.

Sayang sekali, rasanya belum ada info siapa dan apa Pandi ini. Bahkan hasil googling pun tidak menemukannya. (kesepakatan tidak resmi, kalau google tidak berhasil menemukannya, berarti tidak ada 🙂 ). Yang didapat malah postingan yang mempertanyakan siapa dan apa itu Pandi.

Tentunya sebagai pengguna alamat yang telah terlanjur digunakan untuk berkorespondensi, sangat ingin mengetahui bagaimana kelanjutan penggunaannya.
Terlebih jika itu telah menjadi sesuatu yang sangat berharga. Bayangkan cape-cape ikutan lomba ngadutraffic2007, eh malah domainnya (harus) berubah.

Lebih menarik lagi kutipan ini :

Pandi menurut Teddy akan melangsungkan konsultasi publik untuk mencari masukan tentang pengelolaan nama domain. “Begitu rampung, nanti akan dilakukan uji publik. Kita akan sampaikan pada publik, barangkali ada umpan balik. Dari situ kita akan buat keputusan untuk diimplementasikan,” paparnya.

Apakah ini berarti penundaan serah terima akan mulur lagi?
Apakah sistem “pengelolaan” ini bisa terselesaikan dalam waktu 1 bulan?

Semoga saja, semakin cepat proses tersebut dapat terselesaikan, sehingga membuat para pengguna tenang.

Tapi ada untungnya lho, pendaftaran domain *.id, masih gratis lho, diperpanjang sampai 1 Juni 2007 (atau seterusnya mungkin, kalau masih belum rampung).

Sumber berita : detikinet.

PS : Kalau ada rekan2 yang terlibat di Pandi, beri informasi lebih lanjut ya…

ICT INDO 2007

Salah satu acara IT yang sebentar lagi digelar di Jakarta adalah ICT2007.
Yaitu tanggal 3 sampai dengan 5 Mei 2007 ini.

“Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) akan menggelar pameran ICT 2007 atau The International Information and Communication Technology Exhibition for Indonesia pada 3-5 Mei 2007.

Pameran dan konferensi telematika yang juga mencakup teknologi multimedia dan penyiaran itu merupakan inisiatif MASTEL yang beranggotakan 12 asosiasi industri terkait telematika di Indonesia.

Bersamaan dengan acara tersebut, organisasi itu juga akan menyelenggarakan inisiatif bersama dengan pemimpin industri, pemerintah, dan asosiasi perdagangan.

Giri Suseno Hadihardjono, Ketua Mastel, melalui siaran pers menyatakan pengembangan telematika di Indonesia mendorong berbagai pihak untuk berbagi visi dalam mengantisipasi era digital dan konvergensi. Satu upaya untuk mencapainya adalah dengan berbagi keahlian dan pengalaman di forum tersebut.”

Sumber : www.mastel.or.id

Kalau tidak ada halangan sih, semoga bisa hadir disana (walau tidak penuh semua hari). Ini jadwal konferensi dan konferensi Teknis .

Kalau ada yang mau hadir, silahkan komentar, kapan mau kesana.
Siapa tahu bisa ketemuan disana :))).

Oh, iya, lokasinya di JCC Jakarta Convention Center (Peta Lokasi ).

Tarif Telkom Speedy Turun

Baca berita di situs resminya, tarif speedy Telkom bakal turun banyak mulai 1 April ini, juga ada alternatif paket berdasarkan waktu (tabel detil bisa dilihat disana).


Dengan pemberlakuan tarif yang baru, maka biaya berlangganan bulanan untuk paket Limited Home (sebelumnya disebut paket Speedy personal) misalnya, akan turun dari semula Rp 300 ribu per bulan menjadi Rp 200 ribu per bulan dengan tarif pemakaian melebihi quota (excess usage) yang juga turun menjadi Rp 0,5 per KB.

Demikian juga, terjadi penurunan yang sangat signifikan untuk biaya bulanan paket Speedy Unlimited (pemakaian tidak terbatas) yang semula Rp 2 juta menjadi hanya Rp 750 ribu, atau turun 63%.

Tentang kecepatan akses Internet yang ditawarkan, Eddy Kurnia menyatakan bahwa Telkom, dengan memperthitungkan kondisi gateway yang ada, telah menetapkan kecepatan downstream/upstream sebesar 384/64 Kbps.

Time-Based

Mulai 1 April 2007, Telkom juga merilis paket Speedy berbasis waktu (Speedy Time-based). Paket ini diprediksi akan mendapat respon menggembirakan dari masyarakat karena dengan biaya bulanan yang hanya Rp 200 ribu, pelanggan Speedy Time-based akan mendapatkan quota pemakaian selama 50 jam, sedangkan biaya yang dikenakan untuk pemakaian di atas 50 jam (excess usage charge) hanya Rp 750 per 30 menit.
SPEEDY : Time-based
Biaya Pendaftaran Rp 75,000
Biaya Bulanan Rp 200,000
Quota (Max Usage Allowance) 50 Jam
Biaya Pemakaian Melebihi Quota Rp 750 per 30 menit

Tapi baca komentar dimana2 sih, banyak yang gak percaya.
Semoga saja, tidak ada ralat kemudian (kecuali semakin murah).
Semoga saja, kualitasnya tetap (harus) lebih baik.
Semoga saja, bukan korban hacked

Semoga saja, (maaf) bukan April mop yang keduluan 🙂

Ya, semoga sajalah ……………
sehingga bisa memajukan perinternetan kita.

Unyil di Trans7

Kalau tidak salah lihat iklan, Trans7 akan menyiarkan acara Laptop si Unyil, mulai 19 Maret ini, jam 13.00.

Sayang, saat coba mencari diwebnya trans7, kok tidak ada hasil ya?

Entah kenapa juga diberi judul laptop si Unyil, apakah “nebeng” trend-nya Tukul?

Buat yang belum tahu, Unyil adalah salah satu tokoh utama sandiwara boneka tangan, yang dulu sempat disiarkan di TVRI.


Sumber gambar dari http://lapanpuluhan.blogspot.com.

Yang mau tahu lebih lanjut Unyil versi dulu, bisa dilihat di Hompimpah Unyil Kucing

Semoga tontonan ini bisa menambah wawasan dan jadi media belajar yang baik untuk anak2 Indonesia.

Makanan Berformalin (masih) Beredar di Pasaran

Sempat terlewat, untung masih ada arsip dari milis FPK 🙂
Mohon maaf, kalau basbang.

Bahan pengawet makanan formalin ternyata masih ditemukan digunakan pada sejumlah produk makanan. Hasil uji sampel makanan yang diambil Tim Penelitian dan Pengembangan Kompas dari lima pasar tradisional di lima wilayah Jakarta, dan dua hipermarket, akhir Januari 2007, kemudian menjadi buktinya.

Bahkan, persentase kandungan formalin yang ditemukan kali ini lebih besar dibandingkan dengan uji laboratorium serupa pada tahun 2006.
Tahun 2007 ini, dari 28 sampel yang diuji, 60 persennya mengandung formalin dengan kisaran kandungan formalin per sampel yang terdeteksi 2-18 miligram per kilogram. Tahun 2006, dari 60 sampel yang diuji hanya 10 persen yang mengandung formalin. Adapun kisaran kadar formalin per sampelnya 1-10 miligram per kilogram


Mengenai kondisi itu, Deputi Bidang Pengawasan dan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Dedi Fardiaz mengatakan bahwa peraturan tata niaga bahan berbahaya termasuk formalin sudah diatur. Distribusinya melalui distributor dan pengecer resmi.

Kalau banyak produsen makanan menggunakan formalin dengan mudah, disinyalir ada kebocoran. “Mungkin masih terjadi,” kata dia.

Badan POM, lanjut Dedi, masih menjadikan makanan berformalin sebagai prioritas pengawasan. Pengawasan pun menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

Sumber : Kompas, 20 Feb 2007.

Gangguan Internet Karena Banjir

Rupanya banjir tidak hanya memacetkan jalan raya saja.

Tadi malam baru saja lihat berita soal banjir di Jakarta, yang memacetkan (sebagian) lalu lintas Jakarta.

Eh hari ini terima informasi bahwa akibat bajir, terjadi pemadaman listrik di sentral telkom (Gatsu Jakarta).
Akibatnya beberapa ISP yang mempergunakan fasilitas Telkom juga ikut tidak bisa diakses.
Otomatis koneksi internet terganggu.
Konon diharapkan sekitar 6 – 8 jam baru bisa teratasi.

Bukan hanya internet saja, tapi disebagian dareah Jakarta, line telepon juga ikut tidak bisa dipergunakan.

Banjir ….. banjir ….. banjir …. 😦

Indonesia’s Internet Connection Down

From Enda’s Blog :

Asian Internet Access Disrupted!:
due to Taiwan Earthquake (Tue 1226 GMT), undersea cables damaged: (Six) submarine cables are not working due to the earthquake near Taiwan.. Confirmed that Internet connection is disrupted in Indonesia, Singapore, Thailand. Users can’t browse international sites (or really slow), Google and Yahoo are both inaccessible. In Thailand connection are up and down. This must be what end of days feels like 😀

It’s mean :
No posting and comment (and others internet activity) from/to Indonesia, until it fixed or we get alternate connection 😦

Update : Not all connection down. Some A few of us still can connect.