Memperpanjang passport di ULP Bandung

Teringat passport yang sudah habis masa berlaku (lewat 3 bulan),
maka disempatkan untuk memperpanjangnya.
Btw, bisanya minimal masa berlaku pasport kita adalah sisa 6 bulan.
Kalau kurang, bisa2 ditolak berkunjung dinegara tujuan.

Kali ini mencoba untuk memperpanjang sendiri di ULP (Unit Layanan Paspor) Bandung.
Walau bukan online, bisa daftar dan proses sampai difoto dalam 1 hari.

GEDUNG BINACITRA KHARISMA LT.3
Jl. Soekarno Hatta No.162, Bandung, Jawa Barat
Telp.(022)-5406686

Kalau yang tidak tahu, gedung ini ditengah2 antara Moh. Toha dan Leuwi panjang.
Sejajar dengan rumah makan Amprea (kalau penduduk Bandung gak tahu, tengteuingeun deh …)

Informasi pelayanan ULP

Waktu Pelayanan ULP

Datang 07.30, sudah banyak ngantri. Dapat nomor antrian diatas 50.
Konon yang antri sudah dari dari 06.30 (jadi sepagi mungkin kalau datang kesini ya).

Informasi antrian

Untuk progress antrian, bisa dilihat dihalaman berikut.
Saya amati, hampir real time updatenya.

Pas mau nomor antrian, eh, terpotong waktu istirahat. Ya sudah bersabar ria.

Akhirnya, setelah selesai istirahat, dipanggil juga.
Lalu ditanya-tanya, verifikasi data2. Akhirnya difoto juga.

Kemudian membayar di loket bank di lt. 1. Dan tinggal datang lagi 3 hari kemudian untuk ambil passportnya.

Perlu deh memberikan pujian untuk layanan ini.
Dibandingkan dengan yang di Jl. Suci beberapa tahun yang lalu.

Komentar :
Ruangan lega, tempat duduk nyaman, dingin (karena AC central, tidak bisa diturunkan setempat)
Tersedia juga AMK dan permen (walau terbatas).
Juga terlihat ada beberapa PC, untuk akses internet mungkin.

Catatan :
Pastikan persyaratan sudah lengkap
Pastikan pengisian data sudah benar dan lengkap
Bawa juga bolpoin, walau disana disediakan meja & bolpoin untuk mengisi formulirnya
Saat ini belum bisa membuat e-passport (di Jl. Suci juga tidak bisa)
Untuk syarat2 bisa dilihat
di situs imigrasi ini
bagian persyaratan.

Semoga bisa membantu untuk yang akan membuat/memperpanjang passport.

Advertisements

Bongkar Hotel dengan Dana APBD 1.5 M

Mana yang lebih baik dengan uang 1.5M?
Dipakai menghancurkan sesuatu? Atau membangun sesuatu yang berguna?

Baca berita dibawah ini, jadi inget pernah posting @ November 2005. Ternyata sudah hampir 2 tahun “peristiwa” ini masih gak beres2 juga.

Lumayan sih, nilainya sudah turun Setengah Milyar………
Tapi seperti tulisan yang lalu, mending dipakai buat hal-hal yang lebih bermanfaat daripada hanya untuk “bongkar2”. Kenapa tidak menghukum yang salah saja (gak tahu siapa yang salah juga ding. Pemilik, pemberi ijin, pengawas gah gak beres2 deh).

Apa tidak ingat, masih banyak misalnya sekolah2 yang rusak? Atau hal-hal lain yang berguna? Googling saja deh dengan keyword “data sekolah rusak bandung”.


(Sumber foto : PR)

Pemkot Bandung berencana mengeluarkan dana pembongkaran lantai 5-6 Hotel Vue Palace (HVP) sebesar Rp 1,5 miliar. Dana itu berasal dari APBD Kota Bandung 2008. Wali Kota Bandung Dada Rosada menyatakan itu dalam Sosialisasi Sertifikasi Badan Usaha 2008 di Hotel Panghegar, Jln. Merdeka, Bandung, Kamis (17/1).

“Pembongkaran lantai 5-6 Hotel Vue Palace sudah keputusan final. Sampai di depan notaris, direksi tidak ada iktikad baik, pemkot akan membongkar sendiri lantai yang melanggar izin tersebut,” ujar Wali Kota. …

Sumber : Pikiran Rakyat

NB : Tidak ada hubungan apapun dengan hotel tersebut. Hanya seorang yang prihatin buang2 uang 1.5M untuk bongkar2. Mending bangun yang berguna.

Tiap Hari Ada Sidang Narkoba

Sedih juga melihat judul berita diatas.

“… Berdasarkan data dari Panitera Muda (Panmud) Pidana PN Bandung, Dody Hermayadi, S.H., kasus narkoba dan psikotropika tahun 2007 sebanyak 455 perkara. Sedangkan tahun sebelumnya, hanya 324 perkara.. …”.

Semoga para orang tua (dan masyarakat umum juga) dapat turut membantu mengurangi kejadian tersebut. Sehingga tahun ini jumlah kasus di kota tercinta mengecil.

Sumber : Pikiran Rakyat 3 Januari.

Ngabaraga – Penutupan Jalan Braga Diakhir Tahun

Sehubungan dengan adanya Braga Festival “Ngabaraga”, 29/12 s/d 31/12, maka ada penutupan jalan Braga. Dimulai dari yang diantara Gedung Merdeka dan Kimia Farma, sampai dengan yang didepan Bank Jabar. Sedangkan yang ada Braga Citiwalk tetap terbuka.

Jadi bagi yang mau lewat tengah kota Bandung, atau ke viadek, siap2 macet ya.
Apalagi jalan Cikapundung dan Naripan akan dijadikan tempat parkir.

Sumber : Pikiran Rakyat